Website pada dasarnya hanya file file yang didesain sehingga interaktif dan berpenampilan menarik. Sama seperti file yang kita miliki di flash disk kita, namun file website berformat html atau php. Setiap halaman website biasanya hanya puluhan kilobite besarnya.
Website selain memiliki domain atau alamat , dia juga harus memiliki sebuah tempat penyimpanan file-filenya yang harus terhubung ke internet dan itu dinamakan server. Kepada pemilik server lah pemilik website harus menyewa ruang tempat dia bisa menyimpan semua file websitenya. Sistem penyewaan ini dinamakan hosting.
Biaya sewanya akan tergantung kepada seberapa besar ruang kapasitas file maksimum yang bisa disimpan. Semakin besar maka biayanya akan semakin mahal. Selain itu, juga tergantung pada seberapa besar lalu lintas data yang ditayangkan setiap bulannya ( bandwith ). Bandwith ini memiliki kuota maksimum bulanan, dimana jika website nya ramai pengunjung dan lalu lintas data yang terpakai melebihi kuota maka website itu tidak akan tayang sampai akhir bulan. Sama seperti kita membeli paket imternet modem kita, yaitu disaat pemakaian kita melebihi kuota maka kita tidak bisa internetan lagi.
Awalnya sih pengen kaya dari bisnis online tapi belum kesampaian. Daripada ilmu numpuk di badan ga bermanfaat. Mudah2an dengan berbagi pengetahuan bisa bermanfaat bagi orang banyak.
Senin, 22 April 2013
Hosting
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar